Sabtu, 15 Desember 2012

"Blood & Thunder" Lyrics


I think that someone is trying to kill me
Infecting my blood and destroying my mind
No man of the flesh could ever stop me
The fight for this fish is a fight to the death

White whale - holy grail

What remorseless emperor commands me
I no longer govern my soul
I am completely immersed in darkness
As I turn my body away from the sun

White whale - holy grail

Split your lungs with blood and thunder
When you see the white whale
Break your backs and crack your oars men
If you wish to prevail

This ivory leg is what propels me
Harpoons thrust in the sky
Aim directly for his crooked brow
And look him straight in the eye

White whale - holy grail

Kamis, 13 Desember 2012

The Troops of The Universe

The Troops of The Universe
Written by: Agung "Nonot" Pranawa
Translated by Mr. Anis 

When the daylight turns into the night          
turn into crimson red, the west skies             
Outer space bodies evolves, rotates               
Are questions still left to human race?           
 Are we hard-headed enough to see?             
To catch the blessed light frequency             
All co-exists in harmony unpressured            
under the Lord’s energy that is dispersed     
Never play God but be The Troops of The Universe              
Whomever you name HIM, he will not disgrace                   
Do not play God, and join The Troops of The Universe         
Under the divine light, we will save human race                   
 Despite our different being                
We are not less important creature     
Let’s make it now the beginning       
Why don’t we strive for better future
Look at the innocent morning dews              
Or the outer space bodies high above            
Both will reveal what you never knew          
A hidden knowledge from the skies above   
 When the divine light goes into you              
Surrounding you with tantalizing peace        
Vanished, as if there’s no longer you            
Reunite you into the LORD’s embrace         

Berakhir Suram Lyrics

BERAKHIR SURAM
Written by: Agung "Nonot" Pranawa

Terhempas imaji ke masa silam
Terpikat pada ilusi dunia
Pasung jiwa dalam mewah
fatamorgana surga dunia

 Tanpa sadar waktuku terbuang
 Ada saat terakhir untuk semua hal
 Sadar matiku sudah mendekat
Tanpa cahaya diujung usia          

Resah jiwa ini saat berakhir suram
Raga tanpa daya di penghabisan
Resah jiwa saat berakhir suram
Penuh rasa sesal di pintu ajal

Mengejar ilusi tentang hal pasti
Ilusi pasti ternyata tak pasti
Apa ada yang pasti selain mati?
Sungguh mati itu yang pasti terjadi

Hanya berputar di alam maya
Kejar bayang semu fatamorgana
Tak pernah jadi pelayan semesta
Hanya memuaskan dahaga dunia

Resah jiwa ini saat berakhir suram
Raga tanpa daya di penghabisan
Resah jiwa saat berakhir suram
Penuh rasa sesal di pintu ajal

Alpha Omega Lyrics

Alpha Omega

Semesta tak pernah ada sebelumnya
Dicipta dan dihancurkan akhirnya
Ribuan drama kehidupan tergelar
Ribuan drama kehidupan dimusnahkan

Alpha Omega
Alpha Omega

Pencipta awal pemusnah terakhir
Yang mencipta dan yang memusnahkan

Tanpa kawan
Tanpa lawan

Bila tiba waktunya, derita pasti musnah
Mulai bahagia akhiri drama duka
Bersiap bila bahagia kan berakhir
Hidup sejatinya berawal dan berakhir

The Troops of The Universe

Sebuah lyric lagu BANDOSO yang berisi metafora dari mahluk ciptaan Sang Penguasa alam semesta... Malaikat.
Mendeskripsikan malaikat sebagai The Troops of The Universe tentunya karena sifatnya yg sangat tunduk dan patuh akan perintah Sang Pemegang Kekuasaan Tertinggi dan Tunggal yg termaktub dalam Garis-Garis Besar Haluan Negara 'Arsy.
Terbuat dari Nur, Cahaya. Sebuah entitas yang sangat-sangat lembut, tanpa massa, dan memiliki frekuensi yg sangat stabil. Sangat memungkinkan dirinya itu untuk menjadi penghantar gelombang elektromagnetik yang sangat valid dan sempurna dari Sang Penguasa Tunggal yang berupa kode-kode berupa perintah atau berupa pesan, tanpa ada kode yg berkurang sedikitpun. Dan karena Cahaya itu tanpa massa dan super halus, maka sanggup menghantarkan kode dari Sang Maha Kuasa sampai menembus sudut-sudut terjauh alam semesta bahkan sampai setitik debu yang paling kecil.
Dan inilah kenapa alam semesta selalu harmoni, dari pergerakan planet tata surya, sampai hal terkecil seperti jatuhnya setitik embun pagi ke tanah yang menempel dari daun di pohon depan rumah. Semua dalam harmonisasi penjagaan The Troops of The Universe.
Lalu apakah cuma Malaikat yg bisa disebut sbg The Troops of The Universe?
Sebutan The Troops of The Universe berlaku juga kepada Manusia bumi. Manusia yang secara fisik sudah pasti berbeda dgn Malaikat. Namun dalam dada manusia ada hati yg berfungsi sebagai radar dalam menangkap frekuensi pancaran gelombang elekromagnetic dari Sang Penguasa. Manusia yang sering lelaku atau melakukan tirakat dalam kesehariannya akan mampu menyamakan frekuensi di hati dgn frekuensi cahaya, sehingga radarnya memiliki kemampuan menangkap kode-kode yg memuat pesan dari Sang Penguasa Tunggal dan memanifestasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga setiap hari itu tidak ada 'aku' lagi tapi 'dia'. Itulah Manusia Cahaya, manusia yang hidupnya seperti malaikat, dalam frekuensi Cahaya.

Lirik Paradoks

PARADOKS

Mengangkat pedang atas nama tuhan
Serukan iman dengan cara setan
Berjubah agama demi pembenaran
Demi pembenaran bukan kebenaran

Speech:
-         Ketika perbedaan dianggap permusuhan
-         Ketika yang tidak sama dianggap lawan
-         Ketika kebencian merasuki pikiran
-         Maka kebenaran hanyalah slogan

-         Dan ketika yang harus diluruskan adalah yang disana
-         Bukan yang disini dan diri sendiri
-         Maka tunggulah.. Maka tunggulah..
-         Laknat bagimu

Bukan lagi kebenaran yang dibela
Melainkan kekuatan yang dipuja
Bukan cinta kasih yang dicari
Tapi anarki yang dilegitimasi
yang pengen nonton videonya MAKAM @ Rock in Solo kemaren
nih liputannya

Cannibal Corpse at Rock in Solo 2012

Cannibal Corpse at Rock in Solo 2012